Percakapan Bayi dengan Tuhan

0

 
ATN – Inilah percakapan seorang bayi dengan Tuhan. Percakapan yang paling mengharukan yang kami kutipp dari berbagai sumber. Simak percakapannya dan ambil hikmahnya. Enjoy withBerita Aneh.

Allah mempunyai maksud tertentu ketika menciptakan manusia, dan maksud tersebut menjadi Tugas bagi setiap Manusia yang dilahirkan dimuka bumi. Agar masing-masing dapat menjalankan tugas yang diembannya, Allah tidak pernah lupa untuk memberikan “fasilitas” yang unik kepada masing-masing Orang yang kemudian dinamakan “Bakat”. Kalau saja setiap orang bisa menemukan “Bakat”nya masing-masing, itu berarti kita bisa menemukan “jalan” suksesnya masing-masing.

Dan untuk bisa mendapat tiket masuk ke jalam tersebut, dibutuhkan “Do’a Ibu”, karena Ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dimata Allah.

Semoga tampilan berikut dapat mengingatkan diri kita masing-masing bahwa untuk mendapatkan tiket masuk ke jalan sukses, kita harus bisa menjaga perilaku, dengan cara memelihara silaturahmi dengan OrangTua kita. Amin.

“Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan kedunia.
Menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan, “Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? Saya begitu kecil dan lemah, “kata si bayi.

Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu.”

“Tapi di Surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia.” demikian kata si bayi.

Tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cinta dan jauh lebih berbahagia.

Si bayi pun bertanya kembali, “Dan apa yang saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?”

Sekali lagi Tuhan menjawab, “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.”

Si bayi pun belum puas, ia pun bertanya lagi, “Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?”

Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun.”

Si bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaanya, “Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi.”

Dan Tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu.”

Saat itu surga begitu tenang, sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak dengan suara lirih bertanya, “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti?”

“Tuhan pun menjawab, “Kamu dapat memanggil malaikatmu. IBU…”

PESAN MORAL…

Kenanglah Ibu yang menyayangimu

Untuk Ibu yang selalu meneteskan airmata ketika aku pergi ….

Ingatkah engkau,
ketika Ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu ..?

Ingatkah engkau ketika jemari Ibu mengusap lembut kepalamu ? Dan ingatkah engkau ketika airmata menetes dari mata Ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ..?

Sesekali jenguklah Ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan, kembalilah memohon maaf kepada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.

Simpanlah sejenak kesibukan – kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang.

Segeralah jenguk Ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malampun kian larut.

Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang…….
Ketika Ibu telah tiada…………
Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
Tak ada lagi senyuman indah….. tanda bahagia… Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya, yang ada hanyalah baju yang di gantung di lemari kamarnya.
Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan.
Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit…
Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu di setiap hembusan nafasnya..

Kembalilah segera …. Peluklah Ibu yang selagu menyayangimu..

Ciumlah kaki Ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya.

Sahabat………
Berdo’alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya. Jangan biarkan engkau menyesali di masa datang, kembalilah kepada Ibu yang selalu menyayangimu.
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya..
Ibu maafkan aku, sampai kapan pun jasamu tak akan terbalas..

Kami harap, Sobat semua mau meluangkan sedikit waktunya untuk melihat Video yang dibawah ini. Cerita di atas telah dirangkum dalam sebuah video di bawah ini.

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=7aXz9frUNr0

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s